Makanan Pencegah Asam Urat

Produk-produk dairy semacam susu, keju, dan mentega bisa mengurangi kemungkinan munculnya serangan gout atau asam urat. Hal ini didasarkan pada penelitian terhadap 40.000 pria dalam jangka waktu 12 tahun. Dari penelitian itu diketahui hanya 3,25 % atau 1.300 kasus gout atau asam urat yang teteap kambuh. Kasus lainnya menunjukkan perbaikan. Seperti dimuat New England Journal of Medicine, Dr. Hyon Choi dari Massachusetts General Hospital menyebutkan, konsumsi 5 gelas susu rendah lemak (susu skim) dalam sehari dapat menurunkan resiko serangan gout hingga 43 %.

Konsumsi buah-buahan tidak menimbulkan masalah. Jika makan manis selain buah sebaiknya kita waspadai karena tidak tahu zat pemanis yang digunakan. Sebaiknya membatasi atau mengatur makanan manis agar tidak mendulang serangan gout datang kembali, namun tubuh juga jangan sampai kekurangan zat manis atau gula, jika tubuh kekurangan atau kelebihan gula akan memicu terbentuknya keton bodies. Keton bodies dapat memicu tingginya asam urat dalam darah.

Gambar  menu 4 sehat 5 sempurna

Oleh karenanya, jika ingin mengkonsumsi makanan manis, makanlah makanan yang mengandung rendah purin seperti sumber karbohidrat kecuali havermut (oatmeal), buah dan sayur, telur dan susu serta makanan yang mengandung rendah gula. Oatmeal hanya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, namun tidak efektif dalam mengurangi kadar asam urat dalam darah.

Sumber makanan lainnya seperti jagung juga mengandung karbohidrat yang setara dengan nasi sekitar 100 gr, namun demikian jagung hanya mengandung 7 gr protein artinya nasi masih memiliki kadar protein yang tinggi dibanding dengan jagung. Jagung juga dapat dijadikan menu makanan pokok dari pengganti nasi yang kaya akan nilai gizi.

Segala jenis vitamin pastinya bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan menjaga vitalitas serta kondisi tubuh agar tidak kekurangan vitamin. Vitamin merupakan antioksidan yang sangat penting yang bertugas sebagai enzim yang dapat mempercepat proses metabolisme. Namun, ada 4 macam vitamin yang memiliki pengaruh secara langusng terhadap asam urat dan hiperurisemia yakni vitamin C, B5, B6 dan E.

Vitamin C dapat meningkatkan ekskresi asam urat melalui urine. Vitamin B5 dapat meningkatkan pemecahan asam urat sehingga dibuang. Vitamin B6 dapat meningkatkan penyerapan dari konsumsi air yang kita minum sehari-hari. Terakhir vitamin E yang juga dikombinasikan dengan vitamin C, merupakan antioksidan yang melindungi struktur dalam sendi dari penyerangan sendi yang berlebihan.

Berikut ini adalah sumber vitamin yang memiliki pengaruh secara langsung terhadap serangan asam urat, diantaranya :

1. Sumber vitamin C, terdiri dari : Jeruk, strawberry, anggur, mangga, jambu biji, kiwi, sirsak dan tomat

2. Sumber vitamin B5, terdiri dari : Kentang, jeruk dan strawberry

3. Sumber vitamin B6, terdiri dari : Ikan tuna, ikan laut, pisang dan kol

4. Sumber vitamin E, terdiri dari : Jagung dan tomat

Ada juga jenis buah yang tidak perlu dihindari sepenuhnya, hanya saja konsumsi per harinya perlu dikendalikan, Contohnya, buah-buahan yang tinggi fruktosa, seperti jeruk, apel, air kelapa dan nanas. Sama halnya dengan sayuran yang mengandung purin sedang, seperti brokoli, bayam, kangkung,  kacang-kacangan, asparagus, buncis, kembang kol, daun singkong, taoge dan jamur.

Jenis buah yang harus dihindari bagi penderita asam urat adalah durian dan alpukat, karena durian mengandung kadar purin yang cukup tinggi dan kadar alkohol alami, sedangkan alpukat mengandung niasin atau B3 dan lemak yang tinggi. Namun yang perlu diketahui adalah lemak dan protein nabati yang terdapat dalam buah-buahan jauh lebih baik dibanding lemak dan nabati hewani.


=====================================

>>> Obat Herbal Asam Urat Untuk Membantu Meredakan Pegal Linu, Nyeri Sendi Dan Membantu Menurunkan Kadar Asam Urat, Klik Detail Disni!
=====================================


This entry was posted in Makanan Pantangan Asam Urat and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *